Pages

Subscribe:

About

Wednesday, August 12, 2015

Scale

Scale

Scale adalah suatu pola yang dimainkan berulang-ulang. Jika dimainkan dengan dengan teknik-teknik picking diatas akan menghasilkan melodi-melodi yang indah terutama bila dimainkan dengan lick, pivot lick, palm mute dan picking harmonic.
Ada puluhan jenis-jenis scale tetapi disini hanya akan dijelaskan scale-scale yang umum dan sering digunakan saja untuk gitaris pemula.

a)    Mayor Scale
·         Biasa digunakan untuk music yang ceria dan bersemangat.
·         Pola interval  : 1 - 1 - ½ - 1 - 1 - 1 - ½
·         Analisa dan mainkan C Mayor Scale dibawah ini :



·         Scale ini bisa anda mulai dari fret mana saja, sebagai contoh scale di atas nada dasar dimulai dari C (fret 8, senar 6), maka scale di atas di sebut C Mayor Scale.
·         Cobalah dengan nada dasar/fret lain.
·         Cobalah  membuat 3 scale dulu tapi yang berdekatan untuk mempermudah memainkannya, gunakan pola interval diatas sebagai acuan. Perhatikan scale di bawah ini !

Scale C mayor II
                      


Scale C mayor III
                     


·         Di atas adalah 3 contoh scale mayor yang terdekat, di mulai dari C mayor standar, C mayor I, dan C mayor II.
·         Usahakan posisi penjarian dalam pembuatan scale tidak lebih dari 5 fret/kolom jika tidak terpaksa.
·         Disini sengaja dituliskan hanya 1 bentuk scale, gunakan pola interval untuk melatih insting dan feeling anda. Insting sangat diperlukan untuk menciptakan lick-lick melodi dan menirukan lick dari gitaris-gitaris besar.


b)    Harmonic Mayor Scale
·         Biasa digunakan untuk music yang sedih.
·         Pola interval            : 1 - 1 - ½ - 1 - ½ - 1½ - ½
·         Mainkan dan buatlah bentuk lain dari C harmonic scale dibawah ini :




c)    Minor Scale
·         Bisa digunakan untuk music yang ceria dan sedih.
·         Pola interval  : 1 - ½ - 1 - 1 - ½ - 1 - 1
·         Mainkan dan buatlah bentuk lain dari C minor scale di bawah ini :



d)    Harmonic Minor Scale
·         Biasa digunakan untuk music yang sedih dan kelam.
·         Pola interval  : 1 - ½ - 1 - 1 - ½ - 1½ - ½
·         Mainkan dan buatlah bentuk lain dari C harmonic minor scale di bawah ini :




e)    Mayor Pentatonic Scale
·         Biasa digunakan pada music blues, rock, dan jazz.
·         Pola interval  : 1 - 1 - 1½ - 1 - 1½ 
·         Mainkan dan buatlah bentuk lain dari C mayor pentatonic scale di bawah ini :




f)     Minor Pentatonic Scale
·         Biasa digunakan pada music blues, rock, dan jazz.
·         Pola interval  : 1½ - 1 - 1 - 1½ - 1
·         Mainkan dan buatlah bentuk lain dari C minor pentatonic scale di bawah ini :




g)    Blues Mayor Scale
·         Biasa digunakan pada music blues, rock, jazz, dan country.
·         Pola interval  : 1½ - 1 - ½ - ½ - 1 - 1½ 
·         Mainkan dan buatlah bentuk lain dari C blues mayor scale di bawah ini 



h)   Blues Minor Scale
·         Biasa digunakan pada music blues, rock, jazz, dan country.
·         Pola interval  : 1½ - 1 - ½ - ½ - 1½ - 1 
·         Mainkan dan buatlah bentuk lain dari C blues minor scale di bawah ini




i)     Diminished Scale
·         Biasa digunakan pada akhir sebuah musik
·         Pola interval  : 1½ - 1½ - 1½ - 1½  
·         Mainkan dan buatlah bentuk lain dari C diminished/dim scale di bawah ini




Monday, August 10, 2015

Teknik - teknik Picking

Teknik - teknik Picking

a)    Hammering
Hammering adalah teknik membunyikan dua nada atau lebih dalam sekali petik pada senar yang sama. Teknik ini terbagi menjadi 3 :
1)    Hammer on
·         Hammer on adalah teknik hammering yang mana nada yang dihasilkan semakin tinggi.
·         Tekan senar 2 di kolom/fret 5 dengan telunjuk, petiklah, selanjutnya tekan kolom 6, 7, dan 8 dengan jari tengah, jari manis dan kelingking. Ini mirip dengan fingering.

2)    Pull of
·         Pull of adalah teknik hammering yang mana nada yang dihasilkan semakin rendah.
·         Susunlah jari dengan posisi fingering di mulai kolom/fret 5.
·         Tekan senar 2 di fret 8 dengan jari kelingking, petiklah, selanjutnya lepaskan jari kelingking, jari manis, dan jari tengah.

3)    Trills
·         Trills ini adalah gabungan dari teknik hammer on dan pull of
·         Berlatihlah dengan Tab 1.4 dan Tab 1.5

b)    Sliding dan Power Sliding
·         Sliding adalah teknik membunyikan dua nada atau lebih dalam sekali petik pada senar yang sama dengan jari yang sama.
·         Jarak nada/pola interval adalah 1 nada.
·         Tekanlah senar 2 di fret 5 dengan telunjuk, petik dan geserlah jari telunjuk tadi ke fret 7.
·         Power sliding sama dengan sliding tapi pola interval nya lebih dari 1 nada.
·         Tekanlah senar 2 di fret 5 dengan telunjuk, petik dan geserlah jari telunjuk tadi ke fret 9, 12 atau lebih.
·         Penggunaan Slide ini terbagi dua, Slide up yang mana nada semakin tinggi, dan Slide down yang mana nada nya semakin rendah.

c)    Bending, Bending Release, dan Double Bending
·         Bending adalah teknik menaikan nada dengan jari.
·         Tekan senar 2 di fret 5, petiklah, selanjutnya geser senar tersebut keatas hingga nadanya semakin tinggi  ½  atau pun 1 nada.
·         Bending release sama dengan bending tapi nada yang dinaikan harus dikembalikan ke nada awal biasanya di tambahkan vibrato.
·         Double bending sama dengan bending, beda nya nada yang dinaikan ada dua.
·         Posisikan jari tengah di fret 5 senar 3, dan jari manis fret 5 senar 2, petiklah dan geser jari keatas hingga nada nya naik  ½  atau pun 1 nada.
·         Bending juga bisa dilakukan dengan Handle Tremolo/wammy bar pada gitar.

d)    Vibrato
·         Vibrato adalah teknik menaikan-turunkan nada dengan cepat.
·         Umumnya vibrato tidak sampai merubah nada, tapi hanya untuk mendapatkan efek suara.
·         Tekan senar 2 fret 5, petiklah dan naik-turunkan jari dengan cepat.

e)    Picking Harmonic
1)    Natural Harmonic
·         Natural Harmonic adalah teknik menyentuh senar dengan lembut pada fret, suara yang dihasilkan pun lembut dan halus.
·         Tempelkan jari telunjuk di fret 12 atau antara fret 7 dan 8, jangan ditekan hanya ditempelkan saja, kemudian petiklah.
·         Cobalah lakukan di fret lain, teknik ini lumayan susah, memerlukan waktu latihan yang lama untuk menguasainya.

2)    Pinch Harmonic
·         Pinch harmonic/feedback adalah teknik membuat suara gitar melengking/screaming.
·         Teknik ini biasa digunakan di akhir melody dan sering digabungkan dengan teknik bending.
·         Sebaiknya dilakukan dengan gitar listrik menggunakan efek distorsi.
·         Tekanlah senar 3 di fret 5, petiklah, kemudian sentuh lah senar yang dipetik dengan lembut menggunakan sisi ibu jari, maka akan terdengar suara yang halus dan melengking.
·         Ulangi terus sampai anda mahir memainkannya.

3)    Artificial Harmonic
·         Cara nya sama dengan pinch harmonic, tapi dilakukan dengan cepat, tidak terlalu melengking dan digabungkan dengan teknik vibrato.
·         Teknik ini bisa mengeluarkan suara karakter asli dari sebuah gitar, disarankan melakukan teknik ini sebelum membeli gitar.
·         Teknik ini biasa dilakukan pada music bergenre Metal.
·         Latihlah dengan tab 1.4 di atas.

f)     Palm Mute
·         Palm mute / block adalah menyentuh senar dengan lembut pada bridge/pengait senar.
·         Suara yang dihasilkan sangar dan gelap, biasa digunakan pada music Rock dan Metal.
·         Biasa nya dipadukan dengan chord 5.
·         Sebaiknya dilakukan dengan gitar listrik menggunakan efek distorsi.
·         Bentuklah chord G5 dengan tangan kiri, sentuhlah senar kira-kira 0,3 s/d 0,5cm dari bridge/pengait senar dengan sisi tangan kanan, petiklah.
·         Latihlah dengan memainkan lagu apa saja dengan teknik ini.

g)    Tapping
·         Tapping adalah memainkan melody dengan jari tangan kiri dan jari tangan kanan.
·         Pada dasarnya merupakan teknik hammer on dan pull of, tapi jari tangan kanan ikut membentuk nada.
·         Biasanya yang di mainkan adalah nada chord atau pun pola lick dan pivot lick.
·         Tekan senar 2 fret 5 dengan telunjuk tangan kiri, tekanlah senar 2 fret 12 dengan jari tengah/jari manis tangan kanan, lepaskan sambil memetik, ketika dilepas maka fret 5 akan menghasilkan nada, kemudian tekan lah fret 8 dengan jari manis tangan kiri.
·         Cobalah dengan pola fret E (12, 5, 7), G (12, 3, 7), dan D (12, 3, 6).

h)   Arpeggio
·         Arpeggio adalah mematikan nada yang dipetik sebelumnya.
·         Biasanya yang di mainkan adalah nada dalam bentuk chord.
·         Biasa digunakan dalam permainan gitar klasik.
·         Bentuk lah chord Dm seperti dibawah ini :


·   Petiklah senar 3, kemudian petiklah senar 2 tapi senar ke 3 tidak boleh terdengar lagi suara nya, petiklah senar ke 1 dan senar ke 2 tidak boleh terdengar lagi suara nya.
·         Latihlah dengan chord-chord yang lain.

i)     Sweep Picking
·       Sweep picking adalah gerakan menyapu senar dari atas ke bawah dan bawah keatas dalam waktu yang cepat, biasanya nya dilakukan dengan teknik arpeggio, hammer on dan pull of.
·         Biasanya nada yang di mainkan adalah nada-nada chord.
·         Biasanya chord yang dimainkan adalah chord seperti pola chord C mayor seperti dibawah ini :

E I---------------12-15h-12p--------------------------------------
B I------------13---------------13-----------------------------------
G I--------12-----------------------12-------------------------------
D I----14-------------------------------14---------------------------
A I-15-------------------------------------15------------------------
E I--------------------------------------------------------------------   Tab 1.7

j)      Lick dan Pivot lick
·         Lick adalah suatu pola melodi dasar sebagai acuan untuk menciptakan melody.
·         Mainkan pola lick C mayor dibawah ini :

E I------------------------------------------------------------------------
B I-1-3-5---3-5-6---5-6-8---6-8-10---8-10-12---10-12-13----
G I-----------------------------------------------------------------------
D I-----------------------------------------------------------------------
A I-----------------------------------------------------------------------
E I-----------------------------------------------------------------------   Tab 1.8


E I---------------------------------------------------------------------
B I-1-5-3---6-5---8-6---10-8---12-10---13-12---15-12-----
G I---------------------------------------------------------------------
D I---------------------------------------------------------------------
A I---------------------------------------------------------------------
E I---------------------------------------------------------------------    Tab 1.9


·         Pivot lick adalah suatu pola melodi dimana ada terdapat satu nada yang di mainkan berulang-ulang
·         Mainkan pola pivot lick C mayor dibawah ini :

E I------------------10-12--13--12-10-----------------------
B I---10--12-13--------------------------13--12--10-------
G I-9----9---9---9---9---9----9---9---9---9----9-----------
D I---------------------------------------------------------------
A I---------------------------------------------------------------
E I---------------------------------------------------------------   Tab 2.0

Ket : Nada di fret 9 senar 3 terlihat dimainkan berulang-ulang.


1.    Simbol teknik picking dalam tablatur
·         Tidak semua teknik picking ada simbolnya di dalam tablatur di karenakan terkadang pola tablatur sudah mewakili teknik picking.

No
Nama Teknik
Simbol
1
Hammer on
h
2
Pull of
p
3
Slide Up
/
4
Slide Down
\
5
Bending
b atau ᶺ
6
Bending dengan tremolo/wammybar
w/bar
7
Bending release
r
8
Natural Harmonic
n. h
9
Pinch Harmonic
p.h
10
Artificial Harmonic
a.h
11
Tapping
t
12
Palm Mute
x pada posisi nada
13
Senar tidak di bunyikan
x pada posisi kiri tuning senar
14
Arpeggio
Biasa ditulis lengkap di atas tab
15
Vibrato
v atau ~